Kamis, 27 November 2014

Pemograman Macro, Function dan Structure

MACRO
  Merupakan suatu perintah yang termasuk kedalam program tetapi bukan instruksi dari program tersebut tetapi untuk preptocessor:
         - #include
         - #define
         - #if #endif
         - #if #else #endif
         - #elif
         - #undef
         - #ifdef #ifndef
 
    Contoh:
                   #include <stdio.h>
                   #include "nama_file_header"


FUNCTION
 Merupakan blok dari kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus.

  Kegunaan:
- Mengurangi pengulangan penulisan program yang berulang.
- Program menjadi lebih terstruktur.

 Struktur Fungsi:
nama_fungsi(argumen)
{
' ' ' Pernyataan/Perintah;
' ' ' Pernyataan/Perintah;
' ' ' Pernyataan/Perintah;
}

 Contoh:
Menentukan apakahbilangan bulat merupakan bilangan genap.

genap (input n : interger)
{true jika n adalah genap, atau false jika tidak genap}
Deklarasi
{tidak ada}
Algoritma.
return (n mod2 = 0)

STRUCTURE
 Adalah statement untuk mengelompokkan data yang mempunyai tipe data yang berbeda.

 Contoh:

 Struct data_nilai
{
char nm_matkul [20];
float nilai_tugas;
float nilai_uts;
float nilai_uas;
}